Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Qolamulilm_Dalam pembahasan fiqih thaharah (bersuci), air merupakan unsur utama yang digunakan untuk menghilangkan hadas dan najis. Oleh karena itu, penting untuk memahami kapan air tetap suci dan kapan berubah menjadi najis.
Salah satu permasalahan yang sering terjadi di masyarakat adalah:
Air kolam berubah bau menjadi busuk karena adanya bangkai di sekitar, bukan di dalam air.
Lalu, bagaimana hukum air tersebut?
📘 Permasalahan
Terdapat sebuah kolam air yang awalnya jernih dan suci. Namun, bau air tersebut berubah menjadi busuk karena adanya bangkai hewan di sekitar kolam. Bau bangkai tersebut terbawa angin hingga mempengaruhi aroma air.
Pertanyaan:
Apakah air tersebut menjadi najis hanya karena berubah bau akibat bangkai yang tidak bersentuhan langsung?
📗 Jawaban
Air tersebut tetap dihukumi suci, selama perubahan yang terjadi hanya disebabkan oleh bau (aroma) dari najis, tanpa adanya kontak langsung antara najis dengan air.
📖 Referensi Ulama
حاشية البجيرمي على الخطيب الجزء ١ ص ٩٠
قَوْلُهُ ( بِسَبَبِ النَّجَاسَةِ ) الأَوْلَى بِاتِّصَالِ النَّجَاسَةِ لِيَخْرُجَ بِذَلِكَ مَا لَوْ تَغَيَّرَ بِجِيْفَةٍ عَلَى الشَّطِّ فَإِنَّ ذَلِكَ التَّغَيُّرَ بِسَبَبِهَا وَمَعَ ذَلِكَ لاَ يَضُرُّ اهـ
Artinya (ringkas):
Yang lebih tepat adalah perubahan yang dihukumi najis apabila disebabkan oleh bersentuhannya najis secara langsung. Adapun jika perubahan terjadi karena bangkai yang berada di tepi (tidak bersentuhan langsung), maka perubahan tersebut tidak membahayakan (tidak menjadikan najis).
Penjelasan Fiqih
Dalam kaidah fiqih dijelaskan:
Najis mempengaruhi benda suci jika terjadi kontak langsung
Perubahan karena bau yang terbawa angin tidak menjadikan najis
Air tetap suci selama zat najis tidak masuk atau bercampur langsung
Kesimpulan
Air yang berubah bau karena bangkai tanpa kontak langsung ➝ tetap suci
Air menjadi najis jika bangkai masuk atau menyentuh langsung air
Perubahan karena bau saja (udara/angin) ➝ tidak mempengaruhi kesucian
Penutup
Memahami perbedaan antara perubahan karena zat najis dan perubahan karena pengaruh luar seperti bau sangat penting dalam menjaga keabsahan ibadah kita.
Semoga Allah memberikan kita pemahaman yang benar dalam agama dan memudahkan kita dalam bersuci.
Wallahu a’lam bish-shawab

Tidak ada komentar
Posting Komentar